PAGARUYUNG – Sebagai langkah konkret dalam mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Pagaruyung bergerak cepat melakukan pengecekan dan kontrol berkala terhadap kondisi sumur bor di wilayah desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen desa dalam menyukseskan Program Pro Iklim (Proklim) Tahun 2026.
Guna memastikan infrastruktur pemadam kebakaran berfungsi optimal saat dibutuhkan, anggota MPA menyisir beberapa titik sumur bor yang tersebar di area rawan karhutla. Pengecekan meliputi kondisi fisik sumur, ketersediaan air, hingga kelayakan mesin pompa penunjang.
Dukungan Penuh dari Dana Desa 2026
Program pencegahan karhutla tahun ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Pagaruyung. Anggaran operasional, pemeliharaan sumur bor, serta pembekalan tim MPA ini bersumber langsung dari Alokasi Dana Desa (DD) Tahun 2026.
Kepala Desa Pagaruyung menyampaikan bahwa pengalokasian anggaran untuk Program Pro Iklim ini adalah investasi jangka panjang demi keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.
"Kita tidak boleh lengah. Sumur bor adalah lini pertahanan pertama kita jika terjadi kebakaran di lahan yang sulit dijangkau. Melalui Dana Desa 2026, kita pastikan seluruh sarana prasarana Pro Iklim siap siaga, dan tim MPA memiliki fasilitas yang memadai untuk menjalankan tugas mulia ini," ujarnya.
Sinergi MPA dan Masyarakat
Selain melakukan teknis pengecekan sumur bor, aksi MPA kali ini juga diiringi dengan edukasi keliling kepada warga yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan perkebunan. Warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama saat memasuki musim kemarau.
Ketua MPA Desa Pagaruyung menjelaskan bahwa dari hasil kontrol di lapangan, mayoritas sumur bor dalam kondisi baik dan siap digunakan. Namun, partisipasi aktif masyarakat tetap menjadi kunci utama.
"Alhamdulillah, sumur bor yang kita cek hari ini debit airnya aman dan pompanya berfungsi dengan baik. Tapi yang paling penting adalah pencegahan. Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga fasilitas sumur bor ini dan saling mengingatkan agar tidak memicu kebakaran," ungkapnya.
Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Desa melalui Dana Desa, kesigapan MPA, dan kesadaran masyarakat dalam Program Pro Iklim 2026, diharapkan Desa Pagaruyung dapat bebas dari bencana kabut asap dan karhutla di tahun ini. (Tim Redaksi Website Desa Pagaruyung)












Rayen
13 Oktober 2024 20:31:32
Semangat terus Tim PPK ORMAWA HIMIP FISIP UNRI 2024... selengkapnya